Perhatikan penggalan cerpen berikut!. Kalau begitu mengapa Syarifudin meninggal pada hari kedua, setelah dia disunat? Darah tak banyak keluar dari lukanya. Syarifudin kan juga penurut. Pendiam. Setengah bulan, hampir, dia mengurung diri karena kau mengatakan kelakuan abangnya sehari sebelum disunat itu. Aku tidak percaya jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran setengah malam penuh. Aku tidak percaya itu. Aku mulai percaya desas-desus itu bahwa kau orang yang tamak. Orang yang kikir. Penghisap. Lintah darat. Inilah ganjarannya! Aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang ngilu luka sunatan anak-anak kita. Aku mulai yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu. (Cerpen “Panggilan Rasul”, Hamsad Rangkuti,). Kutipan cerpen di atas mengandung nilai?

*Perhatikan penggalan cerpen berikut!. Kalau begitu mengapa Syarifudin meninggal pada hari kedua, setelah dia disunat? Darah tak banyak keluar dari lukanya. Syarifudin kan juga penurut. Pendiam. Setengah bulan, hampir, dia mengurung diri karena kau mengatakan kelakuan abangnya sehari sebelum disunat itu. Aku tidak percaya jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran setengah malam penuh. Aku tidak percaya itu. Aku mulai percaya desas-desus itu bahwa kau orang yang tamak. Orang yang kikir. Penghisap. Lintah darat. Inilah ganjarannya! Aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang ngilu luka sunatan anak-anak kita. Aku mulai yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu. (Cerpen “€œPanggilan Rasul”€, Hamsad Rangkuti,). Kutipan cerpen di atas mengandung nilai?*

A. Moral

B. Sosial

C. Religius

D. Budaya

E. Pendidikan

Jawaban: D. Budaya

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, perhatikan penggalan cerpen berikut!. kalau begitu mengapa syarifudin meninggal pada hari kedua, setelah dia disunat darah tak banyak keluar dari lukanya. syarifudin kan juga penurut. pendiam. setengah bulan, hampir, dia mengurung diri karena kau mengatakan kelakuan abangnya sehari sebelum disunat itu. aku tidak percaya jika hanya oleh melompat-lompat dan berkejaran setengah malam penuh. aku tidak percaya itu. aku mulai percaya desas-desus itu bahwa kau orang yang tamak. orang yang kikir. penghisap. lintah darat. inilah ganjarannya! aku mulai percaya desas-desus itu, tentang dukun-dukun yang ngilu luka sunatan anak-anak kita. aku mulai yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun-dukun itu. (cerpen “€œpanggilan rasul”€, hamsad rangkuti,). kutipan cerpen di atas mengandung nilai budaya.

Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu *Cermatilah kutipan puisi karya W. S. Rendra berikut.!Betapa dinginnya air sungai Dinginnya! Dinginnya!Betapa dinginnya daging duka Yang membalut tulang-tulangku. Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah?* beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.

Leave a Comment